Sebelum baca ini baca dulu cerita Sahabat....
Ini ceritanya...
Saat ini aku menginjak kelas 6. Saat dimana aku setelah melewati hari-hari di kelas 5. Selama liburan kenaikan kelas, aku berusaha untuk melupakan seseorang yang pernah menjadi sahabatku, Dia adalah Syifa Nurda. Tapi selama liburan aku tidak bisa melupakan dia. Saat hari pertama kelas 6, kelasku tidak lagi berada di gedung SD melainkan di gedung SMPnya, Dan ternyata aku sekelas lagi dengan Syifa Nurda. Hari ini dia tidak masuk sekolah, Aku leluasa untuk beraktivitas, Saat di kelas ternya mejaku dan meja dia sebelahan, Karna aku tidak ingin dekat dengannya jadi aku berinisiatif untuk memindahkan meja Syifa ke sebelah meja Fadia. Saat keesokan harinya dia masuk sekolah dan bingung untuk duduk dimana, Dan ternyata dia duduk di tempatku, Ternyata perkiraanku salah. Aku lekas mencari tempat duduk yang lain, Dan ternyata aku duduk di sebelah Nisa. Ketika pulang sekolah aku ingat dengan masa dulu aku dengan dia dan membuat aku tidak bisa melepasnya. sesampai di rumah aku langsung mengambil hpku, dan langsung sms Syifa.
Aku: "Syif, gw minta maaf ya!! Gw salah sama lw, gw nyesel sma semua yang gw omongin ke lw dan saat gw marahin lw, lw mau maafin gwkan?"
Syifa: "lw mau gw maafin?"
Aku: "iya, gw minta maaf, mau maafinkan?"
Syifa: "gw mau maafin lw tapi ada syaratnya!!"
Aku: "syaratnya apa? Gw akan berusaha untuk memenuhi persyaratan itu!!"
Syifa: "nanti aja gw kasih tau syaratnya!!"
Aku: "gw mau sekarang!!"
Syifa: "ok, syaratnya lw ga boleh macem-macem sama gw!!!"
Aku: "maksudnya jangan macem-macem sama lw apa?"
Syifa: "ya lw ga boleh macem-macem!!"
Aku: "yaudah, gw ikutin mau lw!!"
Aku sangat senang karena Syifa mau maafin aku, dan aku lekas tidur. Keesokan harinya aku bertemu Syifa, aku bingung mau ngapain, jadinya aku menjegat dia untuk tidak pergi, dan dia berkata "eh, apaan nih? Inget perjanjian semalem ga?" Aku yang mendengar itu langsung melepa jegatan itu. Dan lekas pergi dari tempat itu dangan hati yang dag dig dug dan badan gemeteran, kulari dengan kencang menjauh dari Syifa dan pergi ke teman-teman yang lain. Keesokan harinya aku berangkat ke sekolah, aku bertemu dengan Syifa lagi. Saat di kelas, Syifa membecandakanku dengan mengambil tutup minumku, aku mengejarnya untuk mengambl tutup botolku agar airnya tidak tumpah. akhirnya aku mengejar Syifa dan bercanda bersama, aku dan Syifa sudah lupa dengan masalah yang kemarin, dan akupun mendapatkan tutup minumku kembali. keesokan harinya sungguh tidak beruntungnya aku karna Syifa menyuruh-nyuruh aku dan menjaili aku. setelah kejadian itu sering terjadi Lala pun berbicara padaku "Tasya, kamu ga cape apa di perlakukan seperti itu sama Syifa?", aku lekas menjawab "cape sih tapi mau gimana lagi?", aku langsung masuk kelas dan melanjutkan belajar, lama kelamaan Syifa memperlakukan aku seperti itu akupun mulai kesal lalu saat malam aku SMS dia...
Aku: "gw cape sama apa yang lw lakuin ke gw"
Syifa: "ok mau lw gitu, LO GUE END"
Aku: "ok, kalau gitu LO GUE END"
Syifa: "ok"
saat itu aku sangan terbawa emosi dan berkata seperti itu, saat keesokannya aku sangat menyesali kejadian yang semalam, akhirnya aku meminta maaf dan menyesalinya kepada Syifa, dan Syifa memaafkan . dan terulang lagi berkali-kali dan akhirnya Syifa cape dengan hal itu dan dia tidak mau memaafkan aku lagi, dan aku minta maaf berkali-kali tapi tidak di maafkan, beberapa cara sudah aku lakukan tapi yifa tetap tidak mau memaafkan aku. saat tanggal 6 febuari aku memberi dia sebuah kado yang aku titipkan kepada Hami, dan di terima olehnya, aat malam harinya aku meminta maaf lagi dengan berkata "Syifa gw minta maaf, tolong kasih gw kesempatan terakhir". akhirnya Syifa mau memaafkan aku dan Syifa berterima kasih ata kado yang aku beri. beberapa hari kemudian Syifa marah kepadaku dan aku tidak tau apa sebabnya, yasudah aku minta maaf saja, tapi tidak di maafkan, sedih sekali hatiku. aku terus minta maaf tapi Syifa tidak mau memaafkan aku, yasudah aku iklashkan saja. sampai saat perpisahan sekolahpun Syifa tidak mau memaafkan aku.
Terima Kasih Telah Membaca ya guys......
berikan Komentar ya....
Ini ceritanya...
Saat ini aku menginjak kelas 6. Saat dimana aku setelah melewati hari-hari di kelas 5. Selama liburan kenaikan kelas, aku berusaha untuk melupakan seseorang yang pernah menjadi sahabatku, Dia adalah Syifa Nurda. Tapi selama liburan aku tidak bisa melupakan dia. Saat hari pertama kelas 6, kelasku tidak lagi berada di gedung SD melainkan di gedung SMPnya, Dan ternyata aku sekelas lagi dengan Syifa Nurda. Hari ini dia tidak masuk sekolah, Aku leluasa untuk beraktivitas, Saat di kelas ternya mejaku dan meja dia sebelahan, Karna aku tidak ingin dekat dengannya jadi aku berinisiatif untuk memindahkan meja Syifa ke sebelah meja Fadia. Saat keesokan harinya dia masuk sekolah dan bingung untuk duduk dimana, Dan ternyata dia duduk di tempatku, Ternyata perkiraanku salah. Aku lekas mencari tempat duduk yang lain, Dan ternyata aku duduk di sebelah Nisa. Ketika pulang sekolah aku ingat dengan masa dulu aku dengan dia dan membuat aku tidak bisa melepasnya. sesampai di rumah aku langsung mengambil hpku, dan langsung sms Syifa.
Aku: "Syif, gw minta maaf ya!! Gw salah sama lw, gw nyesel sma semua yang gw omongin ke lw dan saat gw marahin lw, lw mau maafin gwkan?"
Syifa: "lw mau gw maafin?"
Aku: "iya, gw minta maaf, mau maafinkan?"
Syifa: "gw mau maafin lw tapi ada syaratnya!!"
Aku: "syaratnya apa? Gw akan berusaha untuk memenuhi persyaratan itu!!"
Syifa: "nanti aja gw kasih tau syaratnya!!"
Aku: "gw mau sekarang!!"
Syifa: "ok, syaratnya lw ga boleh macem-macem sama gw!!!"
Aku: "maksudnya jangan macem-macem sama lw apa?"
Syifa: "ya lw ga boleh macem-macem!!"
Aku: "yaudah, gw ikutin mau lw!!"
Aku sangat senang karena Syifa mau maafin aku, dan aku lekas tidur. Keesokan harinya aku bertemu Syifa, aku bingung mau ngapain, jadinya aku menjegat dia untuk tidak pergi, dan dia berkata "eh, apaan nih? Inget perjanjian semalem ga?" Aku yang mendengar itu langsung melepa jegatan itu. Dan lekas pergi dari tempat itu dangan hati yang dag dig dug dan badan gemeteran, kulari dengan kencang menjauh dari Syifa dan pergi ke teman-teman yang lain. Keesokan harinya aku berangkat ke sekolah, aku bertemu dengan Syifa lagi. Saat di kelas, Syifa membecandakanku dengan mengambil tutup minumku, aku mengejarnya untuk mengambl tutup botolku agar airnya tidak tumpah. akhirnya aku mengejar Syifa dan bercanda bersama, aku dan Syifa sudah lupa dengan masalah yang kemarin, dan akupun mendapatkan tutup minumku kembali. keesokan harinya sungguh tidak beruntungnya aku karna Syifa menyuruh-nyuruh aku dan menjaili aku. setelah kejadian itu sering terjadi Lala pun berbicara padaku "Tasya, kamu ga cape apa di perlakukan seperti itu sama Syifa?", aku lekas menjawab "cape sih tapi mau gimana lagi?", aku langsung masuk kelas dan melanjutkan belajar, lama kelamaan Syifa memperlakukan aku seperti itu akupun mulai kesal lalu saat malam aku SMS dia...
Aku: "gw cape sama apa yang lw lakuin ke gw"
Syifa: "ok mau lw gitu, LO GUE END"
Aku: "ok, kalau gitu LO GUE END"
Syifa: "ok"
saat itu aku sangan terbawa emosi dan berkata seperti itu, saat keesokannya aku sangat menyesali kejadian yang semalam, akhirnya aku meminta maaf dan menyesalinya kepada Syifa, dan Syifa memaafkan . dan terulang lagi berkali-kali dan akhirnya Syifa cape dengan hal itu dan dia tidak mau memaafkan aku lagi, dan aku minta maaf berkali-kali tapi tidak di maafkan, beberapa cara sudah aku lakukan tapi yifa tetap tidak mau memaafkan aku. saat tanggal 6 febuari aku memberi dia sebuah kado yang aku titipkan kepada Hami, dan di terima olehnya, aat malam harinya aku meminta maaf lagi dengan berkata "Syifa gw minta maaf, tolong kasih gw kesempatan terakhir". akhirnya Syifa mau memaafkan aku dan Syifa berterima kasih ata kado yang aku beri. beberapa hari kemudian Syifa marah kepadaku dan aku tidak tau apa sebabnya, yasudah aku minta maaf saja, tapi tidak di maafkan, sedih sekali hatiku. aku terus minta maaf tapi Syifa tidak mau memaafkan aku, yasudah aku iklashkan saja. sampai saat perpisahan sekolahpun Syifa tidak mau memaafkan aku.
Terima Kasih Telah Membaca ya guys......
berikan Komentar ya....